Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 September 2013

Dokter Yang Mempengaruhi Dunia

Setiap tahun TIME Magazine merilis daftar 100 orang yang mendapatkan penghargaan dalam list The TIME 100. Penghargaan ini diberikan karena mereka dianggap paling berpengaruh bagi dunia dari berbagai macam profesi sepert ; pemikir, pakar ekonomi, artis, pakar hukum termasuk juga dari pakar kesehatan.

Rick Stengel - Managing Editor majalah Time mengatakan,"The Time 100 is not a list of the most powerful people in the world, it's not a list of the most smartest people in the world, but it's a list of the most influential people in the world'.

Pada tahun 2008, salah seorang dokter dari John Hopkins University Amerika Serikat, dr. Peter Pronovost, mendapatkan penghargaan  The TIME 100 atas rekomendasinya bagi dunia kesehatan khususnya di Amerika Serikat.

dr. Peter Pronovost

Pada saat itu, 1 dari 10 pasien terindikasi infeksi saat mereka berada dirumah sakit dan menyebabkan kematian lebih dari 90.000 orang!.

Sejak tahun 2001, dr. Pronovost melakukan studi penelitian untuk mempelajari dan mencari penyebab kasus diatas, dan hasil penelitiannya menghasilkan sebuah rekomendasi yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal bergengsi.

Rekomendasi dr. Pronovost ini kemudian dijalankan diberbagai rumah sakit di Amrerika Serikat. Dan hasilnya sungguh luar biasa! Sebuah rumah sakit di Michigan  berhasil menekan angka infeksi yang menimpa pasien saat berada di rumah sakit, dari sebelumnya 2.7 per 1000 pasien menjadi Nol!!! Luar Biasa...

Dan tahukah anda apa yg di rekomendasikan oleh dr. Pronovost ini?


Jawabannya adalah Checklist!!!!

dr. Pronovost menyarankan agar setiap tenaga medis terutama para dokter, dilengkapi dengan semacam daftar tindakan untuk mengingatkan mereka tentang tahapan tiap prosedur perawatan dan pengobatan. Dengan tujuan agar setiap dokter tidak melewatkan hal-hal rutin namun penting dalam rangka mengurangi kesalahan medis.

Selama ini para dokter hanya mengandalkan ingatan, akibatnya hampir selalu ada tindakan dan tahapan yang terlewati. Dengan daftar checklist ini, kesalahan medis akibat kealpaan bisa dikurangi dan bahkan bisa dihilangkan.

Ide yg sederhana tapi hebat bukan!!!!!!!


Di adaptasi dari buku : Leadership 3.0, Ardhi Ridwansyah

Senin, 09 September 2013

Penjual Sisir

Dikisahkan disuatu kota kecil di Thailand, seorang pembuat sisir meminta kepada kedua karyawannya untuk menjualkan sisir rambut disuatu kuil dikota tersebut, dimana di kuil tersebut adalah tempat belajarnya para biksu.

Pembuat sisir bisa memahami jika hasil penjualan tersebut tidak akan terlalu banyak, dia hanya berharap dalam satu minggu bisa terjual masing-masing sepuluh sisir.

Selang satu minggu kemudian, kedua karyawan tersebut melaporkan hasil penjualan mereka kepada pembuat sisir tersebut, dengan hasil ;

  • Karyawan A, hanya berhasil menjual 2 buah sisir rambut.
  • Karyawan B, berhasil menjual 100 sisir.
Pembuat sisir kaget dan gembira  bukan main. Dia terheran-heran bagaimana bisa karyawan B menjual begitu banyak sisir rambut bahkan mencapai sepuluh kali lipat dari target yg diberikan.


Singkat cerita, ternyata karyawan B bernegosiasi dengan para biksu untuk menjadikannya sisir rambut tersebut sebagai souvenir bagi pengunjung kuil, dan bahkan kelebihan dari sisa uang penjualannya dijadikan kas pemasukan bagi kuil tersebut.

Hikmah dibalik cerita :
  1. Pasti selalu ada cara lain untuk mencapai tujuan/target.
  2. Dengan memberikan nilai tambah kreatifitas pada suatu produk, maka produk tersebut bisa dipasarkan disuatu daerah dimana pada awalnya kita memperkirakan tidak akan ada penjualan.
Sumber : Anonim